Sesungguh mana keruntuhanmu seiring waktu, jangan berhenti melebarkan jiwamu.
Jiwamu perlu sayap untuk terbang lebih tinggi, untuk mengikhlaskan segala yang ingin pergi.
Walau seni mencintai hidupmu sendiri hampir mati,
Tuhan itu tetap saja menanti.
Bahkan selalu bangun, dan tidak pernah mentertawakan.
Moga Tuhan selalu mengangkat darjatmu di setiap keruntuhan,
walau ketika kamu sedang bersembunyi di sebalik tenang.
No comments:
Post a Comment